Dari desa untuk jateng

KSP BEN SILATU dirintis oleh H. Sahid Danuaji, SPd, M.M. bersama pendiri lainnya sebelas tahun silam di Desa Karanglangu, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan Jawa Tengah. Pada tanggal, 9 November 2014 KSP BEN SILATU genap bersusia 11 tahun dan diperingati pada tanggal, 8 November 2014 bersamaan dengan peresmian mini market BIU Mart Swalayan serta undian simpanan SIMPUMA.


            
Diusianya ke sebelas,dengan 13 kantor cabang dan asset yang dikelola lebih dari 15 miliar serta didukung 54 karyawan KSP BEN SILATU semakin memantapkan diri layak mendapatkan kepercayaan dari masyarakat menjadi anggotanya, khususnya di Kabupaten Grobogan dan sekitarnya. Dijelaskan Ketua KSP BEN SILATU Sahid Danuaji, SPd, M.M. di sela-sela peringatan HUT ke-11 KSP BEN SILATU kepada Majalah MitraNa, bahwa perjalanan panjang KSP BEN SILATU semula dirintis dengan
modal yang sangat terbatas. Namun, dengan kegigihan dan semangat para pengurus dan pengelola bertekad untuk membesarkan koperasi agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, sehingga berkembang seperti sekarang ini. Meski berkantor pusat di pedesaan nan jauh dari perkotaan, pngurus dan pengelola KSP BEN SILATU tidak mengurangi
semangatnya untuk terus mengembangkan usahanya dibidang jasa keuangan mikro. KSP BEN SILATU kini telah melebarkan sayapnya di berbagai daerah, dan meningkatkan badan hukumnya dari koperasi primer tingkat kabupten menjadi koperasi primer tingkat provinsi. Sehingga area operasionalnya bisa seluruh Provinsi Jawa Tengah. Slogan yang diusung adalah “Dari Desa Untuk Jawa Tengah” , kiprahnya tidak maukalah dengan koperasi lainnya yang berpusat di perkotaan.
SEBAGAI MITRA
Meskipun saat ini perkembangan koperasi simpan pinjam di Jawa Tengah cukup pesat dan persaingan pasar sangat ketat, menurut H.Sahid Danuaji SPd, M.M., itu bukan menjadi pesaing akan tetapi sebagai mitra kerja. “Kami dari gerakan koperasi tidak menganggap banyak koperasi usaha yang sama menjadikan sebagai pesaing, karena kami mempunyai segmen pasar yang berbeda-beda, tetapi sebagai mitra kerja. Kami juga sering melakukan kerjasama dengan koperasi-koperasi lainnya. Justru dengan banyaknya koperasi yang anggotanya adalah masyakat akan dapat meningkatkan kesejahteraannya,” kata suami Ny. Siti Mukasanah ini. Ayah tiga putra (Tarisya Danuaji, Adam Asegap Danuaji dan Tenku Akbar Danuaji) menjelaskan, bahwa untuk pengembangan koperasi



 

yang dipimpimnya kedepan adalah pertama, tetap pada pengembangan usaha di simpan pinjam, kedua bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik bagi anggota. Sehingga anggota merasa memiliki koperasi apa yang menjadi kebutuhannya dapat terlayani. Seperti menyimpan dan meminjam tidak harus kemana-mana, hanya di koperasi BEN SILATU. “Karena dalam pengelolaan koperasi ini, kami terbuka, menjadi anggota hanya membayar simpanan pokok Rp. 5.000,- anggota bisa terlayani menyimpan dan meminjam. KSP BEN SILATU selain melayani simpan pinjam juga melayani kebutuhan lain anggota, seperti dana talangan haji, umroh, pembayaran BPJS, transfer uang, angsuran sepeda motor, pembayaran rekening listrik dan telpon dan lain-lain. Untuk dana talangan haji kami kerjasama dengan TAZKIYAH Cabang JawaTengah,” ujarnya. Menanggapi tentang UU no. 17 tahun 2012 yang dibatalkan oleh MK, menurunya, “sebenarnya kami lebih senang dengan UU yang baru tersebut, karena dalam pengembangan koperasi simpan pinjam khususnya akan bisa lebih optimal. Saya kira teman-teman lain sependapat dengan itu”, katanya. Menyinggung harapannya terhadap pemerintahan yang baru oleh Presiden Jokowi. “Saya senang sekali dengan pemerintahan yang baru oleh Bapak Jokowi, karena beliau dekat dengan masyakat bawah. Beliau banyak mendengarkan aspirasi rakyat bawah. Kami berharap perkembangan koperasi khususnya dibawah kepemimpinan Bapak Jokowi bisa berkembang baik, karena koperasi adalah dari, oleh dan untuk angota, yang perlu didukung oleh pemerintah, ” katanya

 BANGGA 

Disisi lain, Kepala Desa Karanglangu Slamet Agus Nugroho, SH, yang hadir dalam tersebut mengatakan, sebagai Kepala Desa Karanglangu mengucapkan banyak terima kasih dan merasa bangga pada warga masyarakat yang mempunyai keberhasilan usaha yang membawa dampak positif pada masyarakat Desa Karanglangu, hal ini adalah tidak mudah. Dan saya ucapkan selamat pada Ulang Tahun ke 11 KSP Ben Silatu yang diprakarsai oleh Bapak Sahid Danuaji, SPd, M.M. dapat berkembang cukup pesat. Pak Lurah akan lebih bangga lagi kalau banyak warga yang lebih berhasil. Apa yang dicontohkan oleh Bapak Sahid Danuaji SPd, M.M. dapat menginspirasi warga lainnya. Pak Sahid ini telah berhasil membesarkan KSP BEN SILATU, juga mengembangkan usaha lain BIU Mart Swalayan dan bidang pendidikan SMK. Apa yang dilakukannya akan membantu pemerintah mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Maka saya ucapkan, Sukses, sukses dan suskes,” tuturnya. Ucapan senada juga disampaikan oleh Wiyanto dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Grobogan. “Kami bangga dengan keberhasilan dan perkembangan KSP BEN SILATU yang semakin maju. Kami berpesan kepada pengurus dan pengelola,koperasi simpan pinjam hanya boleh mengelola simpan pinjam dari anggota. Maka aturan-aturan hukum harus ditaati. Sehingga dikemudian hari jangan sampai ada masalah-masalah yang tidak diinginkan. Banyak koperasi yang bermasalah, karena tidak mentaati aturan yang ada,” ujarnya. Sedangkan dari Muspika Kedungjati yang diwakili Kapolsek Eko Susilo, berpesan kepada masyarakat agar menjaga KAMTIBMAS. Jauhi narkoba, taati peraturan lalu lintas (jangan memberikan anak-anak dibawah umur mengendarai sepeda motor sendiri, karena rawan kecelakaan) dan jaga harta masing-masing. Terjadinya pencurian karena pemiliknya terlena menjaganya. Dalam acara tersebut juga diberikan santunan kepada anak-anak yatim, pengobatan gratis, dan undian SIMPUMA dengan berbagai hadiah elektronik seperti mesin cuci, lemari es, TV dan elektronik lainnya, serta dilakukan MoU dengan Bank Mandiri Syariah untuk pembelian emas dan dana talangan haji serta umroh. 

- November 2014


Tidak ada komentar:

Posting Komentar